Konsep 5 Bahasa Kasih diperkenalkan oleh Dr.
Gary Chapman, seorang pendeta, konselor pernikahan, dan penulis buku The
Five Love Languages (1992).
Ia mengamati bahwa setiap orang memiliki cara utama untuk merasakan dan mengekspresikan cinta.
Seperti bahasa komunikasi, jika
pasangan atau orang terdekat tidak “berbicara” bahasa kasih yang kita pahami,
kita bisa merasa tidak dicintai meskipun sebenarnya mereka sedang berusaha
menunjukkan kasih.
Lima Bahasa Kasih
|
Bahasa
Kasih |
Bentuk
Ekspresi |
Contoh
Praktis |
|
Words of
Affirmation (Kata-kata peneguhan) |
Pujian,
ucapan sayang, dorongan |
“Aku
bangga padamu”, “Terima kasih atas kerja kerasmu” |
|
Acts of
Service (Tindakan melayani) |
Membantu,
melakukan sesuatu untuk orang lain |
Menyiapkan
makanan, membantu pekerjaan rumah |
|
Receiving
Gifts (Menerima hadiah) |
Memberikan
tanda kasih berupa benda |
Memberi
bunga, hadiah ulang tahun |
|
Quality
Time (Waktu berkualitas) |
Memberi
perhatian penuh, hadir bersama |
Jalan
bersama, ngobrol tanpa gangguan |
|
Physical Touch (Sentuhan
fisik) |
Sentuhan penuh kasih |
Pelukan, genggaman tangan, tepukan lembut |
Apakah konsep ini Alkitabiah?
- Alkitab menekankan kasih sebagai inti kehidupan
iman: “Kasihilah Tuhan Allahmu… dan kasihilah
sesamamu manusia” (Matius 22:37-39).
- Walau istilah “5 bahasa kasih” tidak muncul dalam
Alkitab, prinsipnya selaras dengan ajaran Kristen: kasih harus diwujudkan
dalam tindakan nyata, bukan sekadar perasaan.
- Jadi, konsep ini bisa dipandang sebagai alat
praktis untuk menghidupi kasih yang Alkitabiah.
Bagaimana mengetahui bahasa kasih utama?
- Refleksi diri: Perhatikan apa yang
membuat Anda paling merasa dicintai.
- Observasi: Lihat bagaimana Anda
biasanya mengekspresikan kasih kepada orang lain.
- Lakukan Tes Bahasa Kasih
- Diskusi: Tanyakan langsung pada pasangan/teman tentang
apa yang membuat mereka merasa dihargai.
Cara menerapkannya
- Dalam keluarga: Orang tua bisa
mengekspresikan kasih sesuai bahasa anak (misalnya pelukan untuk anak yang
suka sentuhan).
- Dalam pernikahan:
Pasangan belajar “berbicara” bahasa kasih satu sama lain.
- Dalam komunitas: Pemimpin bisa
memperhatikan bahasa kasih anggota untuk membangun kedekatan.
Hal penting yang perlu diketahui
- Bahasa kasih bisa berubah
sesuai fase hidup.
- Setiap orang punya kombinasi, tapi
biasanya ada satu yang dominan.
- Kesalahpahaman sering terjadi bila
kita mengekspresikan kasih dengan bahasa yang berbeda dari yang dipahami
orang lain.
Contoh kasus sederhana
- Kasus: Seorang istri sering menyiapkan makanan (Acts
of Service), tapi suami merasa tidak dicintai karena ia butuh kata-kata
peneguhan (Words of Affirmation).
- Solusi: Istri mulai menambahkan ucapan “Aku bangga padamu” sambil tetap melayani. Suami pun merasa lebih dicintai.
Kisah nyata
- Ada pasangan yang hampir bercerai karena merasa “tidak dicintai”. Setelah mengikuti konseling dan memahami bahasa kasih masing-masing, mereka mulai mengekspresikan kasih dengan cara yang tepat. Sang suami yang sebelumnya jarang berbicara mulai memberi pujian, dan sang istri yang tadinya merasa hampa mulai merasakan cinta kembali.
- Ada pasangan yang mengikuti tes ini dan menemukan bahwa sang suami dominan di Acts of Service, sementara sang istri di Words of Affirmation. Sebelumnya, suami sering membantu pekerjaan rumah tapi istrinya tetap merasa kurang dicintai. Setelah tahu hasil tes, suami mulai menambahkan kata-kata pujian sederhana setiap hari. Hasilnya, hubungan mereka menjadi lebih hangat dan harmonis.
Tes
Sederhana 5 Bahasa Kasih
Instruksi:
Baca setiap pertanyaan dan pilih jawaban yang paling sesuai dengan diri Anda.
Catat huruf yang paling sering muncul; itulah indikasi bahasa kasih utama Anda.
Pertanyaan
- Saat seseorang menunjukkan kasih kepada saya,
saya paling merasa dicintai ketika mereka…
- A. Mengatakan kata-kata manis atau pujian.
- B. Membantu saya melakukan sesuatu.
- C. Memberikan hadiah kecil yang penuh makna.
- D. Meluangkan waktu bersama saya tanpa gangguan.
- E. Memberi pelukan atau sentuhan hangat.
- Jika saya sedang sedih, hal yang paling menghibur
adalah…
- A. Mendengar kata-kata penyemangat.
- B. Ada yang membantu meringankan beban saya.
- C. Diberi sesuatu yang menunjukkan perhatian.
- D. Ditemani dan diajak bicara dengan penuh
perhatian.
- E. Dipeluk atau disentuh dengan penuh kasih.
- Dalam hubungan, saya paling kecewa jika
pasangan/teman…
- A. Tidak pernah memuji atau mengucapkan
kata-kata positif.
- B. Tidak mau membantu saya.
- C. Tidak pernah memberi tanda perhatian berupa
hadiah.
- D. Jarang meluangkan waktu bersama saya.
- E. Menghindari sentuhan fisik.
- Saat ingin menunjukkan kasih kepada orang lain,
saya biasanya…
- A. Memberi kata-kata dorongan.
- B. Membantu mereka melakukan sesuatu.
- C. Memberi hadiah kecil.
- D. Mengajak mereka menghabiskan waktu bersama.
- E. Memberi pelukan atau sentuhan.
Cara Menilai
- Hitung huruf yang paling sering muncul.
- A = Words of Affirmation
- B = Acts of Service
- C = Receiving Gifts
- D = Quality Time
- E = Physical Touch
Bahasa kasih utama Anda adalah huruf dengan jumlah terbanyak. Jika ada dua huruf sama kuat, berarti Anda punya kombinasi bahasa kasih.
Contoh Kasus
- Hasil Tes: Seorang anak remaja
paling banyak memilih D (Quality Time).
- Penerapan: Orang tua bisa
meluangkan waktu khusus setiap minggu untuk ngobrol atau jalan bersama,
bukan sekadar memberi hadiah. Anak akan merasa lebih dicintai.
Lembar
Kerja Lengkap – Tes 5 Bahasa Kasih
Bagian 1: Kuis Pilihan
Instruksi:
- Baca setiap pernyataan.
- Pilih jawaban yang paling sesuai dengan diri
Anda.
- Beri tanda centang (✔) pada kolom pilihan.
- Hitung jumlah pilihan per huruf (A–E).
- Bahasa kasih utama Anda adalah huruf dengan skor
tertinggi.
|
No |
Pernyataan |
A
(Words) |
B
(Service) |
C
(Gifts) |
D (Time) |
E
(Touch) |
|
1 |
Saya
merasa paling dicintai ketika… |
Mendengar
kata-kata manis |
Dibantu
melakukan sesuatu |
Diberi
hadiah kecil |
Ditemani
tanpa gangguan |
Dipeluk/digenggam |
|
2 |
Saat
sedih, saya paling terhibur jika… |
Mendengar
dorongan |
Ada yang
membantu |
Diberi
tanda perhatian |
Ditemani
ngobrol |
Dipeluk
hangat |
|
3 |
Saya
paling kecewa jika pasangan/teman… |
Tidak
pernah memuji |
Tidak mau
membantu |
Tidak
pernah memberi hadiah |
Jarang
meluangkan waktu |
Menghindari
sentuhan |
|
4 |
Cara saya
biasanya menunjukkan kasih adalah… |
Memberi
kata-kata positif |
Membantu
pekerjaan |
Memberi
hadiah |
Mengajak
bersama |
Memberi
pelukan |
Skor:
|
Huruf |
Bahasa
Kasih |
Jumlah ✔ |
|
A |
Words of
Affirmation |
… |
|
B |
Acts of
Service |
… |
|
C |
Receiving
Gifts |
… |
|
D |
Quality
Time |
… |
|
E |
Physical
Touch |
… |
Bahasa kasih utama saya adalah: ____________
Bagian 2: Refleksi Naratif
Instruksi: Tuliskan jawaban singkat (1–3 kalimat) untuk setiap
pertanyaan.
- Kapan terakhir kali Anda merasa sangat dicintai?
Apa yang dilakukan orang lain sehingga Anda merasa demikian?
- Jika Anda sedang lelah atau sedih, hal apa yang
paling cepat membuat Anda merasa diperhatikan?
- Bayangkan ulang tahun Anda. Apa yang paling
membuat Anda bahagia: ucapan hangat, hadiah, waktu bersama, bantuan, atau
pelukan?
- Dalam hubungan dengan orang lain, hal apa yang
paling sering Anda lakukan untuk menunjukkan kasih?
- Apa hal kecil yang jika hilang dari hubungan,
membuat Anda merasa kurang dicintai?
Analisis:
- Cocokkan jawaban dengan kategori bahasa kasih.
- Lihat pola dominan dari jawaban Anda.
Contoh Penerapan
- Jika hasilnya D (Quality Time): Luangkan
waktu khusus setiap minggu untuk bercakap-cakap/berbicara atau jalan
bersama.
- Jika hasilnya B (Acts of Service):
Tunjukkan kasih dengan membantu pekerjaan rumah atau tugas sehari-hari.
Aktivitas Kelompok
- Bagikan hasil tes kepada pasangan/teman.
- Diskusikan: Apakah bahasa kasih Anda sama atau
berbeda?
- Buat rencana kecil: bagaimana Anda bisa
mengekspresikan kasih sesuai bahasa utama orang lain minggu ini.
Dengan format ini, peserta tidak hanya mendapat hasil
kuis numerik, tetapi juga refleksi pribadi yang memperdalam
pemahaman.
0 comments:
Post a Comment