Wednesday, April 1, 2026

,

Antologi Paskah Nyanyian Jemaat: “Bangkit Bersama”

 

ged pollo

oleh: grefer pollo

Antologi Paskah Nyanyian Jemaat: “Bangkit Bersama”


1. Pagi yang Baru

Pagi ini matahari tersenyum,
burung bernyanyi di atas pohon.
Daun menari, angin berbisik lembut,
Yesus bangkit, kita pun bangkit.

Mari kita sambut hari baru,
tinggalkan sedih, tinggalkan takut.
Langkah kita ringan, hati kita gembira,
bangkit bersama, Tuhan menuntun kita.

(Ritme: 4 baris, bisa diulang dengan “Bangkit bersama, Tuhan menuntun kita” sebagai chorus)

 

2. Roti dan Anggur

Roti dibagi, anggur diminum,
seperti Yesus yang memberi diri-Nya.
Hati kita belajar berbagi,
kasih Tuhan mengalir di setiap langkah.

Bersama saudara, kita duduk bersama,
makan roti, minum anggur,
doa kecil diucap lembut,
Yesus hadir, damai di hati kita.

(Ritme: 6–8 baris, nada pelan, bisa diulang “Yesus hadir, damai di hati kita”)

 

3. Salib di Ladang

Di tengah sawah dan kebun,
salib kecil berdiri tegak.
Tidak megah, tapi kuat dan pasti,
mengajarkan iman sederhana kita.

Hujan datang, matahari terbit,
salib tetap menanti di tengah desa.
Seperti Yesus, tetap setia,
menjadi teman dalam suka dan duka.

(Ritme: 8 baris, bisa dinyanyikan perlahan, chorus: “Salib Yesus, teman setiaku”)

 

4. Air Sungai

Air sungai mengalir jernih,
menghapus debu, mengingatkan baptisan.
Yesus bangkit, kita pun bersih,
dari dosa dan takut yang membebani.

Mari kita cuci tangan dan hati,
menyapa tetangga dengan senyum,
berjalan di jalan yang lurus dan damai,
Tuhan menuntun langkah kita selamanya.

(Ritme: 8 baris, chorus bisa: “Yesus bersihkanku, tuntun langkahku”)

 

5. Doa di Pohon Mangga

Duduk di bawah pohon mangga,
mengangkat tangan berdoa dengan lembut.
Angin membawa harum daun,
Yesus mendengar semua yang kita ucap.

Sunyi bukan berarti sendiri,
Tuhan ada di setiap desah hati.
Mari kita berdoa, mari kita bersyukur,
Paskah membawa harapan baru.

(Ritme: 8–10 baris, chorus: “Yesus ada, di hatiku”)

 

6. Lilin Kecil

Lilin di altar kecil menyala,
menerangi gereja desa.
Api kecil tapi hangat,
seperti iman kita yang sederhana.

Setiap lilin yang dinyalakan,
menghapus gelap di hati kita.
Mari kita berdiri bersama,
menerangi dunia dengan kasih Tuhan.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Nyala lilin, nyala iman kita”)

 

7. Jalan Menuju Desa

Jalan setapak berdebu dan licin,
tapi langkah kita ringan,
Yesus berjalan di depan,
membawa cahaya dan harapan.

Burung bernyanyi, anak-anak tertawa,
rumah-rumah desa menyambut kita.
Bangkit bersama, jangan takut,
Tuhan menuntun langkah kita selalu.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Bangkit bersama, Tuhan menuntunku”)

 

8. Senyum Anak-anak

Anak-anak berlari di halaman,
tertawa lepas tanpa takut.
Mereka mengingatkan kita,
untuk bangkit dengan hati yang riang.

Mari kita tertawa, mari kita menyanyi,
Paskah membawa sukacita.
Yesus bangkit untuk semua,
dari yang muda sampai yang tua.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Sukacita Yesus, hidupku penuh cahaya”)


9. Burung di Atap

Burung hinggap di atap gereja,
menyanyi tanpa menuntut.
Yesus bangkit untuk kita,
agar kita hidup dengan sukacita.

Mari kita ikut bernyanyi,
dengan hati dan tangan terbuka.
Seperti burung, bebas dan gembira,
Tuhan mengisi hidup kita dengan damai.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Nyanyikan sukacita, Yesus hidup di hati”)

 

10. Hati yang Mengampuni

Paskah mengingatkan kita,
untuk mengampuni tetangga dan saudara.
Yesus bangkit, kita pun bangkit,
dari dendam dan sakit hati.

Mari kita saling memaafkan,
dengan hati yang tulus dan hangat.
Bangkit bersama dalam kasih Tuhan,
damai-Nya untuk setiap jiwa.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Ampuni dan bangkit, kasih Yesus menyertai”)

 

11. Bunga di Pekarangan

Bunga-bunga bermekaran,
di pekarangan rumah dan gereja.
Seperti hidup baru yang Yesus beri,
setelah Paskah, hati kita mekar.

Mari kita rawat hati dan iman,
seperti kita merawat bunga-bunga.
Tuhan hadir di setiap langkah kita,
menjadi bunga di hidup sesama.

(Ritme: 8 baris, chorus: “Mekarlah hatiku, Yesus hidup di dalamku”)


12. Terang di Malam Gelap

Malam gelap akan berakhir,
terang Paskah masuk ke hati kita.
Yesus bangkit, membawa damai,
kita pun bangkit, berani dan bersukacita.

Mari kita nyalakan lilin-lilin kecil,
menyebarkan cahaya di desa.
Bangkit bersama, tangan digenggam,
damai Yesus menyertai selamanya.

(Ritme: 8–10 baris, chorus: “Terang Paskah, nyala di hatiku selamanya”)

 

 


0 comments:

Post a Comment